Mumpung Masih Single

single candy heart

Bismillaah… Ini hanyalah sebuah catatan ringan, bukan tulisan ilmiah, dari seorang muslimah yang ingin berbagi dengan muslimah lainnya. Semoga yang ringan ini bisa diambil manfaatnya oleh para muslimah di mana saja.

Saudariku, setiap muslimah pasti menginginkan untuk menikah, entah itu segera atau tertunda. Namun, pernahkah terfikir saat suatu hari nanti kita menikah, dan ternyata belum siap secara bathin untuk menghadapi kehidupan setelah pernikahan? Mungkin selama ini kita berfikir, yang akan ada setelah pernikahan hanyalah bahagia saja. Beberapa waktu belakangan, penulis mengamati cerita dari beberapa ibu-ibu tentang kehidupan setelah pernikahan. Dan ternyata pernikahan bukanlah tentang cinta saja, tapi jauh lebih kompleks. Mungkin hanya akan ada sedikit waktu untuk diri sendiri, mungkin tidak sempat lagi menuntut ilmu, mungkin akan sangat jarang bertemu lagi dengan kedua orang tua kita, dan lain-lain dan lain-lain, apalagi jika telah memiliki anak.

Sebagai muslimah yang masih single, kita cenderung memiliki waktu yang jauh lebih luang daripada muslimah yang telah menikah. Namun terkadang, waktu yang luang dan keadaan single tersebut membuat seorang muslimah menjadi “galau” memikirkan jodohnya yang entah di mana, dan akhirnya banyak waktu yang terbuang sia-sia karenanya. Solusinya? Alangkah baiknya jika waktu luang tersebut kita isi dengan beberapa hal-hal yang bermanfaat, yang mungkin tidak bisa lagi kita lakukan secara optimal ketika sudah menikah nanti. Itung-itung mengisi waktu sekaligus memantaskan diri jika suatu saat nanti menjadi istri. ^^

Nah, di bawah ini akan penulis uraikan beberapa hal yang bermanfaat yang bisa kita lakukan sembari mengisi waktu sebagai muslimah yang masih single.

  1. a.      Menuntut ilmu

Yang dimaksud di sini adalah menuntut ilmu syar’i, yang dengannya kita mengetahui hal-hal yang wajib bagi seorang muslimah dan hal-hal yang diharamkan. Di sela-sela kesibukan kuliah kita, sempatkanlah untuk menghadiri majelis ilmu. Atau, jika memang tidak sempat, saat ini telah banyak radio-radio sunnah di berbagai kota, baik yang mengudara melalui jaringan pemancar atau streaming melalui internet. Kita juga bisa membeli buku-buku dari pengarang dan penerbit yang terpercaya untuk kita baca di kos-kosan kita. Sungguh kita telah dimudahkan menuntut ilmu bukan? Selain menuntut ilmu, jangan lupakan untuk membaca, mentadabburi dan menghafal Al Qur’an yang mulia. Sisihkan juga waktu untuk belajar Bahasa Arab, karena ia adalah bagian dari agama kita. Bayangkan ketika kita sudah memiliki anak nanti, mungkin untuk mencatat faidah kajian saja, sudah sangat sulit karena harus mengejar anak kita yang berlarian saat kajian. Maka, jangan sampai sia-siakan kesempatan ini, karena kelak kita akan merindukannya ketika sudah tidak memiliki banyak waktu lagi.

  1. b.     Berbakti kepada orang tua

Mumpung masih single dan berada di bawah tanggungan orang tua kita, berbuat baiklah kepada mereka dengan sebaik-baiknya. Meskipun kita merantau di kota nun jauh di mana, selalu sempatkan untuk sekedar meng-sms orang tua kita, atau menelefon mereka. Saat di rumah, layanilah orang tua kita dengan sebaik-baiknya. Kita siapkan makanan untuk beliau berdua, kita siapkan keperluan beliau berdua, dan kita patuhi perintah beliau berdua, selama perintah tersebut bukan dalam rangka berma’siat kepada Allah. Percayalah, kita akan merindukan saat-saat itu, ketika nanti prioritas utama kita bukanlah beliau berdua lagi, tetapi suami…

  1. c.      Belajar mengerjakan berbagai pekerjaan rumah

Nah, yang satu ini bisa sekaligus menunjukkan bakti kita kepada orang tua. Mungkin ada sebagian muslimah yang terbiasa bersantai di rumah, dan tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah seperti mencuci, menyapu, memasak, dan lainnya. Mumpung masih single, kita harus belajar untuk menjadi seorang istri dan ibu yang baik. Tanpa disuruh orang tua sekalipun, kita seharusnya tanggap apabila cucian menggunung, banyak piring kotor, lantai rumah belum disapu, makan siang belum di siapkan dan lain-lain. Kita harus memiliki inisiatif sendiri untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan tersebut. Mungkin di antara sekian banyak pekerjaan tersebut, yang paling sulit adalah: memasak! Benar? Maka dari itu, belajarlah dari sekarang wahai saudariku, karena nanti masakan tersebut mungkin menjadi salah satu sebab betahnya suami dan anak-anak kita tinggal di rumah.

  1. d.     Berhemat dan Menabung

Bergaya hidup sederhana, tidak boros dalam mengeluarkan harta, dan zuhud terhadap pemberian Allah merupakan hal yang dituntunkan dalam agama kita. Sejak kita masih single, usahakan untuk menerapkan prinsip-prinsip tersebut. Meski kita diberi uang saku yang lebih oleh orang tua, janganlah kita habiskan semuanya, usahakan untuk menyisihkan sebagiannya untuk kita tabung dan kita sedekahkan. Kita juga bisa memulai usaha kecil-kecilan untuk menambah tabungan kita. Menabung ini sangat penting, karena kelak kita tidak tahu bagaimana kehidupan setelah kita lulus kuliah, atau setelah menikah nanti. Bisa saja kita memiliki seorang suami yang kaya raya, namun bisa juga kita harus memulai segalanya dari nol bersamanya. Oleh karena itu, tidak salah bukan jika kita menabung sejak sekarang?

 

Demikianlah saudariku, beberapa catatan ringan yang dapat penulis sampaikan dalam tulisan ini. Semoga yang sedikit ini bermanfaat dan dapat kita terapkan, tentunya dengan terus mengikhlaskan niat kita kepada Allah dalam setiap detiknya. Semoga Allah menjadikan kita sebagai wanita-wanita yang shalihah, sehingga menjadi sebaik-baik perhiasan dunia…

Wa shallallaahu ‘alaa nabiyyina, wa ‘alaa aalihi wa ash-haabihi ajma’iin.

 

Sore hari yang indah, 20 Muharram 1435 H

-Al Amatul Faqiirah Ilallaah-

Advertisements

6 thoughts on “Mumpung Masih Single

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s