Hei, Kau kemanakan ilmumu?

Kau kemanakan ilmumu? Kau tau bahaya ghibah, namun lisanmu masih saja dekat2 dengannya

Kau kemanakan ilmumu? Kau tau tiap detik waktumu akan dimintai pertanggung jawaban, tapi masih saja kau buang sia-sia

Kau kemanakan ilmumu? Kau tau betul perintah menundukkan pandangan,tapi masih saja kau tatap lekat yang tak halal kau lihat

Kau kemanakan ilmumu? Kau tau musik itu nyanyian setan namun telingamu terus kau manjakan dengannya

Kau kemanakan ilmumu? Kau tau senyummu* di wajahmu adalah sedekah, namun mengapa masih teramat kikir kau membaginya

Kau kemanakan ilmumu? Kau tau setan bersamamu jika kau berkhalwat, namun mengapa begitu gampang bagimu berdua dengan lawan jenis

Kau kemanakan ilmumu? Kau tau haram bagimu campur baur laki2 perempuan, tapi masih saja kau tenang2 bersama mereka tanpa ada keperluan

Kau kemanakan ilmumu?

Kau simpan di buku catatan?

Atau kau sembunyikan dalam deretan rekaman kajian?

Ataukah kau cukupkan hanya sebagai pengetahuan?

Akhiy, ukhtiy, kemana dirimu yang dulu begitu semangat saat awal mengaji?

Kemana dirimu yang begitu teguh ketika bersama penuntut ilmu din ini?

Kemana idealisme yang telah kau bangun selama ini?

Apakah luntur seiring dengan jiwamu yang futhur?

Apakah menghilang sejalan dengan keistiqamahan yang melayang?

Apakah tertutup dengan dunia yang susah payah kau kejar?

Kemana akhiy? Kemana ukhtiy?

Sudahlah, jangan lagi kau beralasan, tanyalah hati kecilmu,

Kau kemanakan ilmu yang selama ini kau buru,

Sebelum datang masanya kau benar2 ditanya oleh-Nya..

*senyum laki-laki di depan laki-laki | senyum perempuan di depan perempuan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لَا يُسْتَجَابُ لَهَا

allahumma inni a’uudzubika min ‘ilmin laa yanfa’ wa min qolbin laa yakhsya’ wa min nafsin laa tasyba’

wa min da’watin laa yustajaabu laha

Ya Allah ya tuhan kami, kami berlindung kepadamu daripada ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyuk, jiwa yang tidak pernah puas da doa yang tidak dikabulkan (H.R. Muslim)

ditulis oleh Adh dho’ifah ila Robbiha

Advertisements

2 thoughts on “Hei, Kau kemanakan ilmumu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s